Inilah 6 Tahapan Fitness untuk Pemula yang Benar

Fitness merupakan aktivitas yang membuat tubuh menjadi bugar dengan olahraga latihan angkat beban hingga aerobik. Fitness telah menjadi gaya hidup masyarakat urban di Indonesia, salah satu alasannya karena ingin membentuk tubuh. Namun bagi mereka yang baru pertama kali mencoba fitness, terdapat tahapan fitness untuk pemula yang wajib diketahui agar tak salah langkah. 

Tak perlu berlama-lama, simak tahapan fitness yang benar untuk pemula berikut ini!

1. Menggali Informasi dan Menjadwalkan Latihan

Sebelum Anda mulai melakukan fitness terlebih dahulu gali informasi mengenai dunia fitness, sehingga Anda dapat memperkirakan seperti apa jenis latihan yang cocok untuk Anda. Setelah menggali informasi, buatlah jadwal latihan dalam satu minggu, misalnya tiga kali untuk sesi kardio dan dua kali untuk sesi latihan kekuatan.

 

2. Melakukan Warming Up

Sebelum mulai melakukan fitness, dianjurkan untuk melakukan warming up atau pemanasan terlebih dahulu. Pemanasan dapat meminimalisir risiko terjadinya cidera fatal ketika fitness, dan ada baiknya melakukan gerakan statis serta dinamis agar maksimal.

3. Melakukan Latihan Kardio

Terdapat beragam jenis latihan kardio yang dapat dicoba apabila Anda melakukan fitness di gym, mulai dari mesin elliptical, sepeda statis, treadmill, stair climbers, dan mesin rower. Anda dapat melakukan latihan dengan intensitas rendah terlebih dahulu sebagai permulaan, misalnya 15 menit pada awalnya lalu perlahan-lahan naikkan durasi secara bertahap.

 

4. Melakukan Latihan Kekuatan

Setelah latihan kardio, tahapan fitness untuk pemula yang benar adalah melakukan latihan kekuatan. Sesi yang satu ini berperan untuk membangun kepadatan tulang, meningkatkan massa otot tanpa lemak, membentuk tubuh sehat, dan mempercepat laju metabolisme tubuh.

Apabila Anda ingin menggunakan beban, pilih beban yang ringan terlebih dahulu agar tubuh dapat beradaptasi. Nantinya setelah terbiasa, barulah Anda dapat menggunakan beban yang lebih berat secara bertahap.

5. Melakukan Latihan Fleksibilitas

Latihan fleksibilitas adalah tahapan selanjutnya yang bisa dilakukan. Tujuan dari latihan fleksibilitas adalah untuk mengurangi risiko cedera, agar tubuh lebih fleksibel serta mengurangi ketegangan otot. Tak lupa untuk melakukan peregangan pada akhir latihan, karena pada saat tersebut otot berada dalam kondisi hangat.

 

6. Melakukan Cooling Down

Setelah selesai fitness, hal yang tak boleh dilupakan adalah cooling down atau pendinginan. Pendinginan wajib untuk dilakukan agar otot tubuh tidak kaku, mengatur laju pernapasan, hingga mengurangi tekanan pada sendi tubuh.

 

Tips Fitness untuk Pemula

Terdapat beberapa tips yang bisa diikuti para pemula fitness, diantaranya:

  1. Membuat target realistis, karena target ini dapat mempengaruhi tingkatan dan jenis latihan yang akan Anda jalani.
  2. Mengonsumsi makanan maksimal satu jam sebelum fitness agar tubuh tidak kaget.
  3. Selalu rehidrasi tubuh, baik sebelum olahraga, saat olahraga, atau sesudah olahraga.
  4. Menyewa personal trainer agar target Anda cepat terwujud.

Itulah tahapan fitness untuk pemula yang bisa Anda ikuti. Semoga informasi diatas dapat menambah wawasan Anda terlebih bagi Anda yang baru akan memulai fitness.