Penting!! Kenali 6 Gejala Kanker Serviks

gejala kanker serviks

Kali ini kita akan mencoba melihat lebih jauh apa saja sebenarnya gejala kanker serviks. Sebagaimana kebanyakan kanker, pada tahap awal gejala kanker serviks kerap sulit dikenali. Dengan merujuk pada penjelasan deherba.com, kita akan lebih waspada dalam mengenali apa saja tanda-tanda dari kanker tersebut.

Sebenarnya, kanker merupakan jenis penyakit yang sangat mungkin untuk diobati. Hanya saja, kebanyakan jenis kanker terdeteksi pada stadium yang relatif lanjut hingga potensi kesembuhannya menjadi lebih kecil. Termasuk juga kanker serviks.

Pada stadium awal, kanker serviks memiliki prognosis atau potensi kesembuhan hingga di atas 90%. Bahkan ketika memasuki stadium II prognosis masih relatif tinggi antara 70% sampai 80 %. Tetapi memasuki stadium III potensi kesembuhan bisa turun drastis di bawah 50%.

Itu artinya bila setiap orang cukup waspada dengan gejala yang muncul dan mengenali keberadaan kanker serviks lebih dini. Maka potensi kesembuhan total untuk pasien secara umum dapat meningkat. Tentu saja ini akan membantu menurunkan tingkat resiko kematian pada penderita.

Apa Saja Gejala Kanker Serviks Yang Perlu Diwaspadai?

gejala kanker serviks

Dan untuk alasan tersebutlah, berikut merupakan 6 gejala utama dari penyakit kanker serviks yang perlu untuk Anda waspadai.

Terjadi perdarahan

Perdarahan yang keluar saat melakukan aktivitas seksual dan penetrasi, perdarahan yang keluar di antara dua periode haid atau masa menstruasi yang panjang dan deras bisa jadi merupakan tanda dari kanker serviks. Sebaiknya lakukan pemeriksaan bila keluhan terjadi berulang, untuk memastikan apakah kondisi tersebut merupakan gejala kanker serviks.

Nyeri di area sekitar kemaluan

Bila Anda kerap merasakan nyeri di sekitar area vagina dan area selangka, sebaiknya juga Anda memeriksakan diri. Tidak setiap rasa nyeri adalah sinyal kanker. Tetapi kanker pada umumnya akan menimbulkan peradangan dan menyebabkan rasa nyeri yang datang timbul terus menerus.

Rasa nyeri kadang bisa meluas hingga panggul, area paha atas, pantat dan area pinggang serta punggung. Bisa jadi ini hanya efek saraf yang turut terimbas atau peradangan telah meluas di luar area serviks.

Rasa kering saat beraktivitas seksual

Karena serviks mengalami kerusakan dan peradangan, aktivitas seks akan sangat terganggu. Pasien biasanya sulit untuk terangsang karena sistem saraf pada area kemaluan tidak peka. Area ini juga menjadi lebih kering hingga aktivitas seksual terasa tidak nyaman.

Keputihan

Keputihan tidak ubahnya dengan lendir pada tenggorokan. Dimana cairan ini keluar sebagai respon tubuh untuk mengatasi adanya unsur asing atau peradangan yang masuk. Jadi ketika keputihan terjadi berlebihan dan terus-menerus, berarti memang ada masalah dengan vagina dan serviks Anda. Meski itu tidak selalu berarti kanker, ada baiknya Anda memeriksakan diri.

Sulit untuk BAK dan BAB

Meski tidak secara langsung melalui area serviks, peradangan dan kerusakan pada serviks akibat kanker mungkin menyebabkan pembengkakan. Dan juga memicu munculnya rasa nyeri ketika Anda BAB atau BAK. Bila gejala ini muncul bersamaan dengan gejala lainnya bisa jadi ini adalah bentuk gejala kanker serviks.

Fungsi area kaki yang lemah

Tekanan dari perkembangan kanker serviks dapat menyebabkan gangguan fungsi gerak dan fungsi motorik pada kaki. Ini sebabnya sejumlah pasien mengeluhkan kaki yang menjadi lemah dan tidak memiliki reflek yang baik. Beberapa pasien juga mengeluhkan pembengkakan pada area kaki karena efek tekanan massa kanker.

 

Itulah sejumlah gambaran mengenai apa saja gejala kanker serviks yang perlu Anda waspadai. Pada tahap awal, memang kebanyakan gejala memang tidak cukup kentara dan sulit dibedakan dengan gangguan infeksi atau peradangan ringan. Tetapi bila sejumlah gejala muncul bersamaan ada baiknya Anda segera memeriksakan diri.